Menurut pembelajaran merupakan suatu dukungan dalam proses belajar

Menurut
PP No 32 tahun 2013 pasal 1 no 19 pembelajaran adalah proses interaksi antar peserta
didik, antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu
lingkungan belajar . Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk
mendukung adanya proses belajar dikelas. Karena pembelajaran merupakan suatu
dukungan dalam proses belajar maka kegiatan pembelajaran berkaitan dengan
proses belajar dan hasil dari kegiatan belajar. Proses belajar dan hasil dari
kegiatan belajar di Indonesia masi tergolong rendah, hal ini terjadi karena
kurang dimanfaatkannya model- model pembelajaran yang inovatif dan juga
interaksi antar peserta didik dengan peserta didik masih belum dimanfaatkan dengan
sebaik – baiknya. Model pembelajaran sangat penting dalam meningkatkan proses
belajar maupun hasil dari kegiatan belajar, dan juga tidak kalah penting bahwa
interaksi antar peserta didik juga dapat meningkatkan proses belajar dan hasil
dari kegiatan belajar. Pada kurikulum 2013  dituntut agar peserta didik bisa belajar
secara mandiri. Kurikulum
2013 adalah penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya. Kurikulum 2013 didukung
dengan adanya teori – teori belajar.

Salah satu
teori belajar yang terkait dengan kurikulum 2013 adalah teori belajar vygotsky.
Dalam proses belajar terdapat dua tahap dalam teori belajar vygotsky, yaitu
tahap pertama terjadi pada saat berkolaborasi dengan orang lain,dan tahap
berikutnya dilakukan secara individual. Pembelajaran dalam teori belajar
vygotsky  bertujuan membina peserta didik
untuk meningkatkan proses belajar, hasil belajar dan kreatifitas peserta didik
serta keaktifan peserta didik dalam belajar. Proses pembelajaran menggunakan teori
belajar Vygotsky bertujuan agar kita tau pentingnya hubungan antara
individu dan lingkungan sosial dalam pembentukan pengetahuan yang dibentuk
dari adanya interaksi sosial, bahwa interaksi sosial yaitu interaksi individu dengan
orang lain. Interaksi sosial merupakan salah satu faktor terpenting yang dapat
memicu pertumbuhan dan perkembangan kognitif seseorang.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Selain
itu dalam teori Vigotsky mengatakan bahwa interaksi dari peserta didik dengan peserta
didik dan pendidik dengan peserta didik dipengaruhi oleh lingkungan sosial
pembelajaran. Pada Pembelajaran Matematika di Indonesia saat ini sangat
dipengaruhi oleh teori – teori yang menjadi dasar dari pembelajaran matematika
seperti teori konigtif dan sosiokultural Vygotksy. Dalam pembelajaran matematika peserta
didik diberi permasalahan dalam bentuk suatu kasus, lalu peserta didik
mengamati, membandingkan, mengenal karakteristik, dan berupaya untuk dapat menyerap
berbagai informasi yang terkandung dalam kasus tersebut yang digunakan untuk
memperoleh kesimpulan. Ini merupakan bagian suatu kegiatan yang penting dalam
pembelajaran matematika beracuan kosntruktivisme. Melalui pengamatan pada kasus kasus tersebut, peserta
didik memperoleh “pengalaman” yang diserap di benak peserta didik. Dengan
demikian terjadi aktivitas aktif peserta didik dalam mengkonstruk matematika. Pendidik
berfungsi sebagai motivator yang memberikan rangsangan agar peserta didik aktif
dan memiliki gairah untuk berfikir, fasilitator yang membantu menunjukkan jalan
keluar bila peserta didik menemukan hambatan dalam proses berfikir, serta yang
memberikan penghargaan pada prestasi yang dicapai peserta didik, sehingga mampu
meningkatkan motivasi yang lebih tinggi dari dalam diri peserta didik. Pada
intinya, peserta didik lah yang dapat menyelesaikan permasalahannya sendiri
untuk membangun ilmu pengetahuan. 

Namun
model-model pembelajaran yang diterapkan disekolah sampai saat ini, belum
banyak menerapkan teori Vygotsky dalam model pembelajaran. Berdasarkan kegiatan
tersebut dipandang perlu membahas peranan teori Vygotsky dalam pembelajaran. Oleh
karena itu penulis mengambil topik seminar dengan judul “Penggunaan Teori
Vygotsky Pada Model – Model Pembelajaran Yang Relevan Dengan Kurikulum 2013”.
Dengan seminar ini diharapkan dapat membantu peserta dalam memahami teori
vygotsky pada model –model pembelajaran yang relevan dengan kurikulum 2013.